Protes Publik

16 November 2016

WOW, Instagram Menurunkan Tingkat Kematian

WOW, INSTAGRAM PENURUN ANGKA KEMATIAN

RSUD dr Iskak Tulungagung menghadapi beragam permasalahan dalam pelayanan gawat darurat (emergency). Tingginya angka kematian kurang dari 24 jam (masa kritis) merupakan masalah paling serius. Lainnya, kerancuan pemilahan tingkat kegawatan dan tingginya keluhan masyarakat. Belum memiliki dokter spesialis emergency dan perawat terlatih merupakan masalah berikutnya.

Situasi serupa merupakan permasalahan yang pasti dihadapi hampir di seluruh RS di Indonesia namun tidak semua manajemen RS menanggapi permasalahan ini dengan serius. Berbeda dengan RSUD dr Iskak di Tulung Agung.

Mereka menjawab tantangan ini dengan RSUD dr Iskak membuat terobosan dengan mendesain ulang manajemen kegawatdaruratan. Instalasi Gawat Darurat Modern (Instagram) menjawab tantangan tersebut. Instagram merupakan pelayanan kegawatdaruratan dengan menggunakan sistem Patient Acuity Category Modifikasi.

Instagram menganut modern emergency department. Sistem ini merupakan pelayanan kegawatdaruratan yang mengutamakan kecepatan, ketepatan dan keamanan dengan menggunakan zona respons.

ZONA RESPONS

Zona respons dibagi menjadi 3 zona yaitu zona merah, zona kuning dan zona hijau. Adapun Zona Merah diberlakukan untuk kasus kritis dengan respond time 0 menit. Pada Zona merah ini akan diadakan pengawasan selama 24 jam penuh dengan dilengkap dokter spesialis yang stand by 24 jam.

Sedangkan zona kuning diberlakukan apabila kondisi pasien semi kritis dengan respond time 15 menit dan dalam waktu 2 jam harus sudah dapat menegakkan diagnose yang tegas dan pasien sudah dapat dilanjutkan ke ruang perawatan.

Untuk kondisi pasien yang tidak gawat dan tidak darurat, akan dimasukan ke dalam zona hijau dengan respond time 30 menit. Penanganan pasien di green zone seperti layaknya di poliklinik. Pasien dilakukan pemeriksaan, di lakukan pengobatan langsung pulang atau observasi 2 jam.

RUSD dr Iskak selain melayani kegawatdaruratan di Kabupate TulungAgung telah menjadi rumah sakit rujukan regional sehingga melayani rujukan dari kabupate Blitar, Trenggalek, Pacitan dan Kota Blitar.

Keterbatasan anggaran bukan hambatan untuk berinovasi. Dengan rekomendasi Bupati Tulung Agung, RSUD dr Iskak berani mengajukan kredit ke Bank Jatim sebesar Rp 13 Milyar untuk pembangunan gedung IGD modern.

Sedangkan pemenuhan peralatan canggih untuk kebutuhan Instagram dibeli menggunakan anggaran APBD dan APBN. Pemenuhan kebutuhan SDM, baik jumlah maupun peningkatan kemampuannya menggunakan dana BLUD.

 

Sejak 2013 Instagram operasional dan dilanjutkan 2015 TEMS, perbaikan pelayanan berhasil dicapai. Penurunan angka kematian kurang dari 24 sebanyak 10 permil. Response time pasien gawat darurat nol (0) menit, penurunan jumlah komplain, perbaikan IKM. Terbangunnya call center kegawatdaruratan, dan pencapaian pelayanan kegawatdaruratan berstandar Internasional.

Untuk menjamin keberlanjutan Instagram dan TEMS. Bupati Tulungagung menetapkan Peraturan Bupati nomor 29 tahun 2015 tentang Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Kabupaten Tulungagung.

 

 


Contributor:

protes-public-profile

kinarayu

There no description yet

Related posts

0 comments

Leave a comment