Protes Publik

21 November 2016

Langkah-Langkah Pembuatan Paspor

Protester, jika kamu biasanya melakukan perjalanan traveling keliling dunia dengan alasan untuk berlibur, belajar, tugas kantor, atau sekedar untuk mendapatkan pengalaman baru kamu diwajibkan harus mengurus dokumen penting seperti paspor dan visa. Mungkin yang belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau baru pertama kali akan bingung, dokumen mana yang harus terlebih dahulu dibuat. Paspor atau visa?

Yup, antara paspor dan visa, kamu harus membuat paspor dulu pastinya, karena paspor adalah dokumen pendukung atau yang dilampirkan jika kamu akan lanjut untuk membuat visa.

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi antara lain foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Ada kalanya pula sebuah paspor mencantumkan daftar negara yang tidak boleh dimasuki oleh si pemegang paspor itu.

Saat ini, beberapa negara telah mengeluarkan apa yang disebut e-paspor atau paspor elektronik. Di Indonesia sendiri e-paspor mulai diluncurkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, pada 26 Januari 2016.

Lalu apa perbedaan dan bagaimana tahap atau proses untuk pembuatan paspor non elektronik dan e-paspor ?

E-paspor merupakan pengembangan dari paspor konvensional saat ini di mana pada paspor tersebut telah ditanamkan sebuah chip yang berisikan biodata pemegangnya beserta data biometrik-nya. Data biometrik ini disimpan dengan maksud untuk lebih meyakinkan bahwa orang yang memegang paspor adalah benar orang yang memiliki dan berhak atas paspor tersebut. Jika e-paspor ini hilang, maka orang lain yang menemukannya akan kesulitan untuk menyalahgunakan atau memalsukan paspor tersebut, karena seluruh data biometri pemilik paspor sudah tertanam dalam chip paspor.

Nah protester, kali ini kita akan membahas bagaimana proses atau persyaratan apa saja yang harus dipersiapkan untuk pembuatan paspor. Pembuatan paspor sendiri dapat dilakukan via online atau non online, yang membedakan adalah pada saat pengisian data pribadi dan pembayaran. Berikut adalah perbedaan proses pembuatan paspor secara online dan non online:

Sekedar catatan untuk Protester, pembuatan paspor via online beberapa orang mengatakan ada yang kesulitan mengakses website imigrasi www.imigrasi.go.id hal tersebut bisa terjadi karena pada saat itu server website sedang down karena banyak yang mengakses atau internet kamu kurang memadai untuk membuka website tersebut. Jadi, mungkin kamu bisa terus mencoba di jam-jam yang tidak sibuk, misalnya malam hari, sore hari (sekitar 16.00) atau di pagi hari sekali. Karena mengakses paspor secara online lebih mudah dan cepat pada saat datang ke kantor imigrasi. Karena biasanya, antrian pembuatan paspor online lebih sedikit dibandingkan yang membuat paspor via non online.

Jadi silakan mencoba, Protester


Contributor:

protes-public-profile

tami

Tami, anak muda dengan semangat membuat Indonesia menjadi lebih baik ini memiliki ketertarikan khusus dengan topik transportasi publik dan hak atas pejalan kaki. Tami percaya bahwa kontribusi untuk negara dimulai dengan langkah kecil seperti menggunakan transportasi umum untuk menuju lokasi aktivitas kita.

Related posts

0 comments

Leave a comment