Berita Terbaru

Amorim Pasti Tertawa! Analisa Kekalahan Manchester United, Balik ke Strategi Lama?

Amorim Pasti Tertawa! Analisa Kekalahan Manchester United, Balik ke Strategi Lama?

Momentum yang TerbuangSetelah hasil kurang maksimal yang didapat para pesaing di papan atas, tim berjuluk Setan Merah sebenarnya berada dalam posisi i...

Momentum yang Terbuang

Setelah hasil kurang maksimal yang didapat para pesaing di papan atas, tim berjuluk Setan Merah sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk memperlebar jarak dalam perebutan tiket Liga Champions UEFA. Kemenangan atas Leeds seharusnya membuat mereka unggul sepuluh poin dari lawan berikutnya.

Namun, performa buruk di babak pertama membuat keunggulan itu tetap tertahan di angka tujuh poin. Penampilan tersebut bahkan disebut sebagai yang terburuk sejak era Ruben Amorim berakhir. Meski periode kepelatihan Amorim tidak sepenuhnya dikenang positif, sulit membayangkan tim bisa berada di posisi lima besar jika ia masih bertahan setelah pertemuan sebelumnya kontra Leeds.

Absennya Mainoo Jadi Masalah Besar

Tidak masuknya Kobbie Mainoo dalam skuad pertandingan langsung terasa dampaknya. Sejak mengalami peningkatan performa setelah pergantian pelatih, Mainoo menjadi pilihan utama bersama Casemiro di lini tengah.

Keduanya telah membangun chemistry yang kuat dan menjadi fondasi penting permainan tim. Tanpa Mainoo, Carrick memilih menurunkan Manuel Ugarte sebagai starter, keputusan yang cukup mengejutkan.

Peran yang Tidak Sesuai untuk Ugarte

Selama ini, Manuel Ugarte dikenal sebagai gelandang bertahan yang fokus melindungi lini belakang. Namun dalam pertandingan ini, ia dituntut berperan sebagai pengatur permainan, sesuatu yang bukan keunggulannya.

Pemain berusia 25 tahun itu tampil kurang maksimal. Umpan-umpannya tidak akurat dan ia kesulitan menghadapi tekanan tinggi dari Leeds. Bahkan dalam sepuluh menit awal, ia sempat ragu saat menguasai bola hingga memicu reaksi negatif dari penonton tuan rumah.

Meski tampil di bawah standar, Ugarte tetap bermain penuh selama 90 menit. Setelah pertandingan, Carrick memberikan pembelaan terhadap penampilannya, menyebut laga tersebut sulit bagi seluruh tim, bukan hanya satu pemain.

Saatnya Kembali ke Strategi Ruben Amorim?

Jika Mainoo kembali absen pada laga berikutnya melawan Chelsea yang dijadwalkan Minggu 19 April dinihari pukul 02.00 WIB, Man United disarankan untuk mengadopsi kembali strategi yang pernah digunakan Amorim.

Salah satu opsi adalah menempatkan Bruno Fernandes lebih dalam di lini tengah. Walau lebih dikenal sebagai gelandang serang, kapten tim tersebut dinilai cukup nyaman bermain berdampingan dengan Casemiro dalam situasi saat ini.

Pendekatan ini juga membuka peluang bagi Mason Mount untuk kembali ke susunan pemain utama. Meski baru pulih dari cedera dan perlu dijaga kebugarannya, Mount dianggap memberikan kontribusi yang lebih seimbang dibandingkan Ugarte.

Kesempatan Pembuktian bagi Mount

Pertandingan melawan mantan klubnya bisa menjadi momentum bagi Mason Mount untuk menunjukkan kualitasnya. Ia sebelumnya merupakan pemain andalan di era Amorim saat dalam kondisi fit, tetapi belum memiliki kesempatan membangun koneksi kuat dengan Carrick karena masalah kebugaran.

Laga ini bisa menjadi titik awal bagi Mount untuk kembali membuktikan diri dan memperkuat posisinya sebagai opsi penting di lini tengah tim.

  • TOPIK
  • Manchester United
  • Michael Carrick
  • Ruben Amorim
  • TOPIK
  • Manchester United
  • Michael Carrick
  • Ruben Amorim