Bayern Munchen memutuskan untuk mempertahankan Noël Aséko Nkili dan menyiapkannya masuk ke skuad utama musim depan. Meski diminati sejumlah klub dari Inggris, Spanyol, Belgia, Turki, hingga Bundesliga, manajemen Bayern menolak seluruh pendekatan yang datang untuk gelandang berusia 20 tahun tersebut.
Keputusan itu menegaskan keyakinan internal klub bahwa Aséko Nkili sudah siap bersaing di level tertinggi bersama tim utama.
Banyak Klub Mengajukan Minat
Dalam beberapa waktu terakhir, Brighton, West Ham, Villarreal, Club Brugge, Galatasaray, serta beberapa klub Bundesliga menghubungi Bayern untuk menanyakan ketersediaan sang pemain. Namun direktur olahraga Bayern, Christoph Freund, menolak semua tawaran yang masuk.
Sikap tegas tersebut menunjukkan bahwa Bayern tidak lagi melihat Aséko Nkili sebagai pemain yang perlu kembali dipinjamkan. Klub menilai proses perkembangannya sudah berada di tahap yang cukup untuk naik kelas.
Skema Beli Kembali yang Menguntungkan
Hannover sebelumnya memiliki opsi pembelian permanen senilai 1 juta euro atau sekitar Rp17 miliar. Opsi tersebut akan diaktifkan. Namun Bayern sudah menyiapkan langkah lanjutan dengan memanfaatkan klausul beli kembali senilai 2,4 juta euro atau sekitar Rp41 miliar.
Artinya, Bayern secara efektif mengeluarkan tambahan sekitar 1,4 juta euro atau kurang lebih Rp24 miliar untuk mendapatkan kembali pemain yang sama, setelah ia memperoleh pengalaman dan menit bermain reguler di level kompetitif.
Skema ini dinilai menguntungkan semua pihak. Hannover mendapatkan kompensasi finansial, sementara Bayern memperoleh pemain yang telah berkembang dengan biaya relatif terkontrol.
Dampak bagi Rencana Transfer Bayern
Kepastian kembalinya Aséko Nkili membuat Bayern untuk sementara menyingkirkan rencana merekrut Kenneth Eichhorn. Meski demikian, pintu untuk kemungkinan transfer tersebut belum sepenuhnya ditutup.
Bagi Bayern, langkah ini sekaligus mempertegas arah kebijakan mereka dalam memaksimalkan talenta akademi. Aséko Nkili kini berada di ambang tahap penting dalam kariernya, dengan peluang nyata menembus skuad utama dan bersaing bersama para pemain senior di Allianz Arena.