Berita Terbaru

Dihajar Portugal 2-0, Kalah 8 Kali Lawan Tim Eropa, Amerika Serikat Yakin Bisa Bersaing di Piala Dunia?

Dihajar Portugal 2-0, Kalah 8 Kali Lawan Tim Eropa, Amerika Serikat Yakin Bisa Bersaing di Piala Dunia?

Gelandang kreatif milik Manchester United tersebut memainkan peran krusial dengan menyumbangkan dua assist. Ia membuka peluang gol pertama melalui ump...

Gelandang kreatif milik Manchester United tersebut memainkan peran krusial dengan menyumbangkan dua assist. Ia membuka peluang gol pertama melalui umpan tumit cerdas yang dimanfaatkan Francisco Trincao, sebelum kembali berkontribusi lewat situasi sepak pojok yang berujung gol Joao Felix tanpa kawalan.

Bagi Amerika Serikat, hasil ini menjadi kekalahan kedua dalam tiga hari terakhir setelah sebelumnya dihajar Belgia dengan skor 2-5 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.

Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk mereka menjadi delapan kali kalah beruntun saat menghadapi tim asal Eropa.

Eksperimen Pochettino Gagal Total

Dalam pertandingan terakhir sebelum menentukan skuad untuk turnamen musim panas mendatang, pelatih Mauricio Pochettino mencoba eksperimen dengan menempatkan Christian Pulisic sebagai penyerang utama. Namun, strategi tersebut tidak berjalan efektif. Pulisic gagal memanfaatkan sejumlah peluang sebelum akhirnya ditarik keluar saat jeda pertandingan.

Meski kembali menelan hasil negatif, Pochettino tetap optimistis timnya mampu memutus tren buruk tersebut ketika Piala Dunia dimulai.

Ia menyatakan bahwa harapan untuk meraih kemenangan pertama atas tim Eropa tetap ada dan diharapkan terjadi pada ajang Piala Dunia nanti.

Amerika Serikat sebenarnya memulai laga dengan cukup agresif. Tanpa kehadiran striker Folarin Balogun, Pulisic diberi kebebasan untuk lebih menyerang. Pada menit keenam, ia sempat melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun masih bisa diblok.

Peluang lain hadir di pertengahan babak pertama ketika Timothy Weah mengirim umpan berbahaya ke arah Pulisic. Sayangnya, pemain tersebut gagal menyambut bola dengan baik. Hingga kini, Pulisic belum mencetak gol untuk AC Milan sepanjang tahun 2026, serta belum mencetak gol untuk timnas sejak 2024.

Percobaan jarak jauh dari sekitar 25 meter sempat dilepaskan Pulisic, tetapi bola hanya melenceng tipis dari gawang. Tak lama berselang, Portugal justru berhasil membuka keunggulan. Bruno Fernandes menerima umpan terobosan dari Vitinha sebelum memberikan assist tumit kepada Trincao yang sukses mencetak gol.

Menjelang akhir babak pertama, Pulisic kembali mendapat peluang dalam duel satu lawan satu dengan Henrique Araujo. Namun, ia gagal melewati bek tersebut dan justru mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran, sebelum akhirnya digantikan.

Usai pertandingan, Pulisic mengakui bahwa timnya mampu menciptakan tekanan dan peluang di babak pertama, namun belum efektif dalam penyelesaian akhir. Ia juga yakin situasi akan berbeda jika peluang tersebut bisa dimaksimalkan.

Memasuki babak kedua, Pochettino kembali ke formasi yang lebih umum dengan memasukkan striker Patrick Agyemang, yang sebelumnya mencetak gol saat melawan Belgia.

Di sisi lain, Portugal melakukan tujuh pergantian pemain. Meski demikian, ritme permainan mereka tetap terjaga. Keunggulan pun bertambah melalui Joao Felix. Bruno Fernandes mengirimkan umpan dari sepak pojok yang diterima Felix tanpa penjagaan. Ia mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan voli yang masuk ke sudut kiri bawah gawang.

Sejumlah pergantian pemain dari kedua tim membuat tempo pertandingan sedikit menurun. Kiper Amerika Serikat, Matt Freese, tampil cukup baik dengan melakukan dua penyelamatan penting, termasuk dari tembakan jarak jauh Ruben Neves dan peluang Francisco Conceicao di masa tambahan waktu.

Target Lolos ke Babak Gugur

Piala Dunia akan dimulai pada 11 Juni mendatang. Amerika Serikat dijadwalkan menghadapi Paraguay, Australia, dan Turki di fase grup, dengan target lolos ke babak gugur.

Walaupun mengalami dua kekalahan beruntun dalam laga uji coba, Pochettino menegaskan bahwa menghadapi lawan-lawan kuat merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas timnya menjelang turnamen besar.

Ia menekankan bahwa Amerika Serikat harus terbiasa bersaing dengan tim-tim papan atas seperti Belgia dan Portugal, yang memiliki sejumlah pemain terbaik dunia, sesuatu yang menurutnya masih belum dimiliki oleh skuadnya saat ini.

Menurutnya, menghadapi tim kuat justru menjadi langkah penting dalam proses perkembangan tim.

  • TOPIK
  • Hasil Bola
  • Timnas Amerika Serikat
  • Timnas Portugal
  • TOPIK
  • Hasil Bola
  • Timnas Amerika Serikat
  • Timnas Portugal