Berita Terbaru

Kenapa Lloyd Kelly Langsung Dapat Kartu Merah di Duel Juventus Kontra Wakil Turki?

Kenapa Lloyd Kelly Langsung Dapat Kartu Merah di Duel Juventus Kontra Wakil Turki?

Kartu merah yang diterima Lloyd Kelly menjadi awal kehancuran bagi Juventus saat menjamu Galatasaray pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions...

Kartu merah yang diterima Lloyd Kelly menjadi awal kehancuran bagi Juventus saat menjamu Galatasaray pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions. Bek asal Inggris itu diusir pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-48, ketika timnya sedang berusaha mengejar defisit agregat.

Juventus datang ke pertandingan ini dengan beban berat setelah kalah 2-5 di Turki pekan lalu. Satu gol sudah mereka kantongi sebelum kartu merah tersebut, tetapi Bianconeri masih membutuhkan dua gol tambahan untuk menyamakan agregat. Situasi itu membuat setiap momen di lapangan menjadi krusial, yang pada akhirnya semua berakhir menyakitkan!

Insiden Duel Udara yang Berujung Kartu Merah

Insiden terjadi ketika Kelly berduel udara dengan Alper Yilmaz. Dalam perebutan bola tersebut, Kelly tampak mendarat di pergelangan kaki lawannya. Kontak itu dinilai berbahaya oleh perangkat pertandingan.

Wasit asal Portugal, Pinheiro, awalnya menunjukkan kartu kuning kedua kepada Kelly. Namun, ia kemudian diminta meninjau ulang kejadian melalui monitor di tepi lapangan. Setelah melihat tayangan ulang, keputusan diubah menjadi kartu merah langsung.

Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari kubu Juventus, termasuk pelatih Luciano Spalletti, yang terlihat tidak puas dengan hasil peninjauan tersebut. Para pemain Juventus juga menunjukkan protes atas perubahan keputusan wasit.

Penjelasan Resmi UEFA

UEFA kemudian memberikan klarifikasi atas keputusan tersebut. Dalam pernyataan resminya, badan sepak bola Eropa itu menyebut pemain Juventus bernomor punggung 6 melakukan kontak kuat dan tidak adil dengan menggunakan pul sepatu ke pergelangan kaki kiri lawan.

Menurut UEFA, tindakan itu secara jelas membahayakan keselamatan pemain Galatasaray. Penilaian tersebut menjadi dasar perubahan kartu kuning menjadi kartu merah langsung.

Kelly sendiri meninggalkan lapangan dengan emosi. Ia terlihat menendang dinding lorong menuju ruang ganti sebagai bentuk kekecewaannya.

Dampak terhadap Upaya Juventus

Pengusiran Kelly terjadi di momen yang sensitif. Dengan agregat masih tertinggal dan kebutuhan mencetak gol tambahan, bermain dengan 10 orang tentu memengaruhi pendekatan taktik Juventus di sisa pertandingan.

Namun Juventus pantang menyerah dan berhasil mencetak dua gol tambahan di babak kedua, membuat agregat menjadi imbang 5-5 dan memaksa Galatasaray bermain hingga extra time. Tapi sayangnya, tim tamu berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan dua gol, gol terakhir dicetak oleh Victor Osimhen yang langsung membungkam satu stadion!

Dalam konteks laga dua leg, kehilangan satu pemain di awal babak kedua bukan hanya soal berkurangnya kekuatan di lini belakang. Juventus dipaksa menyesuaikan keseimbangan tim saat mereka justru membutuhkan intensitas dan keberanian menyerang untuk mengejar ketertinggalan dari Galatasaray.

Insiden ini pada akhirnya menjadi bagian penting dari narasi pertandingan, bukan sekadar keputusan disipliner, tetapi faktor yang mengakhiri kiprah Juventus di kompetisi Eropa musim ini.

  • TOPIK
  • Galatasaray
  • Juventus
  • TOPIK
  • Galatasaray
  • Juventus