Berita Terbaru

Melihat Peluang Juara Arsenal Usai Tertahan di Molineux, Perebutan Gelar Premier League Kian Ketat!

Melihat Peluang Juara Arsenal Usai Tertahan di Molineux, Perebutan Gelar Premier League Kian Ketat!

Arsenal gagal mengamankan kemenangan saat bertandang ke Molineux, Kamis dinihari tadi, setelah kebobolan gol penyeimbang di masa tambahan waktu melawa...

Arsenal gagal mengamankan kemenangan saat bertandang ke Molineux, Kamis dinihari tadi, setelah kebobolan gol penyeimbang di masa tambahan waktu melawan Wolves. Hasil itu membuat persaingan gelar Premier League 2025–2026 kembali memanas, terutama bagi Manchester City yang terus mendekat dalam beberapa pekan terakhir.

Pekan ke-26 sejatinya menjadi momen krusial dalam perburuan gelar. Sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta lebih dulu kehilangan poin saat menghadapi Brentford. Kondisi tersebut membuka peluang bagi City untuk memangkas jarak menjadi empat poin dari puncak klasemen.

Situasi semakin rumit karena laga melawan Wolves merupakan pertandingan tunda yang dijadwalkan ulang akibat final Carabao Cup, di mana Arsenal akan berhadapan dengan City. The Gunners sudah berada di ambang kemenangan sebelum gol di penghujung laga membuat dua poin terlepas. Dalam persaingan seketat ini, kehilangan poin seperti itu bisa berdampak besar.

Manchester City sendiri masih memiliki satu laga tunda melawan Palace yang belum dijadwalkan ulang. Jika berhasil memenangi pertandingan tersebut, jarak dengan Arsenal berpotensi menyempit menjadi dua poin.

Di tengah situasi itu, simulasi terbaru superkomputer Opta memberikan gambaran bagaimana perebutan gelar dan persaingan papan atas hingga zona degradasi akan berakhir.

Prediksi Superkomputer untuk Perburuan Gelar

Meski terpeleset di markas Wolves, Arsenal tetap menjadi favorit utama menurut Opta. Mereka diproyeksikan finis dengan sekitar 80 poin, angka yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan sebagian besar juara Premier League sebelumnya.

Peluang juara Arsenal memang turun dari 85,81 persen menjadi 80,92 persen. Namun, Manchester City masih diperkirakan tertinggal sekitar enam poin di belakang pemuncak klasemen saat ini.

Aston Villa praktis tersisih dari persaingan gelar. Meski begitu, posisi ketiga akan menjadi capaian terbaik mereka di kasta tertinggi sejak musim 1992–1993.

Perebutan Tiket Liga Champions

Berkat performa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini, Premier League diperkirakan memperoleh satu tambahan slot Liga Champions. Artinya, lima tim teratas berpeluang tampil di kompetisi elite Eropa.

Liverpool, Chelsea, dan Manchester United diprediksi bersaing ketat untuk posisi keempat dan kelima. Ketiganya diproyeksikan finis dengan sekitar 62 poin, dengan selisih yang sangat tipis.

Liverpool diperkirakan unggul tipis, hanya sekitar 0,23 poin dari pesaing terdekat. Bagi juara bertahan liga, finis keempat tentu berbeda dibandingkan gelar musim sebelumnya di era awal Arne Slot, namun tetap menjaga peluang tampil di Liga Champions.

Chelsea menyusul di belakang, sementara Man Utd diprediksi harus puas di posisi keenam dan turun ke Liga Europa. Brentford masih menjaga asa untuk kompetisi Eropa, tetapi jarak dengan lima besar dinilai cukup sulit dikejar.

Newcastle United dan Everton memiliki peluang sangat kecil untuk menembus Liga Champions. Kombinasi peluang keduanya bahkan hanya sedikit di atas satu persen.

Peta Degradasi: Wolves di Ujung Tanduk

Sunderland dinilai melampaui ekspektasi pada musim kembalinya mereka ke kasta tertinggi. Mereka diproyeksikan finis di posisi ke-11 dan relatif aman.

Sebaliknya, persaingan ketat terjadi di zona bawah. Nottingham Forest dan West Ham menjadi dua tim yang diprediksi bertarung hingga akhir untuk bertahan. Forest diperkirakan mencapai ambang aman 40 poin, sementara West Ham memiliki peluang degradasi mencapai 71,03 persen.

Burnley dan Wolves berada dalam posisi paling sulit. Burnley diprediksi hanya mengumpulkan sekitar 28 poin, sedangkan Wolves bahkan diproyeksikan finis dengan 20 poin. Meski baru saja mencuri satu poin dari Arsenal, peluang degradasi Wolves tetap berada di angka 100 persen menurut simulasi Opta.

Dengan sisa musim yang masih panjang, proyeksi ini tentu bukan hasil akhir. Namun, jika melihat perhitungan superkomputer saat ini, Arsenal tetap memegang kendali dalam perburuan gelar, sementara pertarungan di papan bawah tidak kalah menegangkan.

  • TOPIK
  • Arsenal
  • Aston Villa
  • Manchester City
  • Prediksi Bola
  • TOPIK
  • Arsenal
  • Aston Villa
  • Manchester City
  • Prediksi Bola