Nottingham Forest meraih kemenangan penting dengan skor 4-1 atas Burnley dalam laga kandang yang krusial bagi peluang bertahan mereka di kasta tertinggi. Morgan Gibbs-White menjadi sosok utama setelah mencetak tiga gol di babak kedua.
Tim tuan rumah sempat berada dalam posisi tertinggal 0-1 sebelum Gibbs-White mengubah jalannya pertandingan. Penampilan impresifnya membawa tim asuhan Vitor Pereira berbalik unggul dan kini unggul lima poin dari posisi ke-18 yang ditempati Tottenham, dengan lima pertandingan tersisa.
Tiga gol yang dicetak Gibbs-White terjadi hanya dalam rentang 15 menit, sekaligus menjadi hat-trick pertama dalam kariernya. Catatan tersebut juga menambah kekecewaan Tottenham yang sebelumnya sempat mencoba merekrutnya pada musim panas lalu.
Kemenangan ini membuat Forest menjauh dari zona merah, sementara Burnley semakin tertekan di papan bawah. Tim tamu kini tertinggal 12 poin dari zona aman dan berada di ambang degradasi.
Nasib Burnley bisa dipastikan lebih cepat jika West Ham meraih kemenangan atas Crystal Palace pada Senin, serta mereka gagal menang saat menjamu Manchester City pada Rabu.
Gol ketiga Gibbs-White tercipta pada menit ke-77 melalui sundulan yang terarah. Ia menjadi pemain ketiga yang mencetak hat-trick untuk Forest di liga, setelah Kevin Campbell dan Chris Wood.
Menjelang akhir laga, Igor Jesus yang masuk sebagai pemain pengganti menambah satu gol di masa tambahan waktu. Gol tersebut mempertegas dominasi tuan rumah sekaligus menjaga momentum positif setelah kemenangan sebelumnya atas Porto yang membawa mereka ke semifinal Liga Europa.
Forest tampil sangat efektif dalam pertandingan ini dengan memaksimalkan setiap peluang tepat sasaran menjadi gol. Hasil ini juga menjadi kemenangan kandang pertama mereka di liga sejak Desember, serta memperpanjang catatan tak terkalahkan menjadi tujuh pertandingan di semua ajang.
Pernyataan Gibbs-White
Morgan Gibbs-White menegaskan bahwa setiap pertandingan hingga akhir musim sangat penting bagi timnya.
Ia mengatakan bahwa semua laga, baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa, harus diperlakukan seperti pertandingan final. Hal itu merupakan pesan langsung dari pelatih kepada para pemain.
Menurutnya, kemenangan ini menjadi langkah besar untuk menjauh dari ancaman degradasi. Ia juga menyebut bahwa timnya kini hanya bisa fokus pada performa sendiri sambil melihat hasil dari tim lain.