Gelandang andalan The Gunners tersebut memang sudah cukup sering diganggu cedera sepanjang musim. Sejak awal tahun, ia tercatat absen dalam 11 pertandingan akibat masalah otot dan lutut.
Odegaard sebelumnya sempat menunjukkan tanda-tanda pulih saat jeda internasional. Ia tampil sebagai starter ketika timnya kalah dari Southampton di ajang piala domestik akhir pekan lalu, serta kembali dimainkan saat bertandang ke markas Sporting CP pada laga kompetisi Eropa, Selasa waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Namun, pemain asal Norwegia itu terlihat kurang nyaman saat meninggalkan lapangan di Lisbon. Ia ditarik keluar dan digantikan oleh Kai Havertz sekitar 20 menit sebelum pertandingan berakhir.
Pemain berusia 27 tahun tersebut juga tidak terlihat dalam sesi latihan tim utama pada Kamis menjelang pertandingan liga akhir pekan melawan Bournemouth.
Selain dirinya, beberapa pemain lain juga belum kembali berlatih, termasuk Bukayo Saka, Jurrien Timber, dan Piero Hincapié yang absen dalam dua laga terakhir. Riccardo Calafiori juga tidak tampak dalam sesi tersebut.
Laporan media Norwegia menyebutkan bahwa masalah yang dialami Odegaard kembali berkaitan dengan lututnya. Meski demikian, pelatih tim nasional Norwegia, Ståle Solbakken, menilai kondisinya tidak terlalu serius.
Ia menyatakan bahwa sang pemain mengalami benturan di bagian yang tidak semestinya, tetapi tidak menganggap cedera tersebut sebagai sesuatu yang parah. Menurutnya, Odegaard diperkirakan bisa segera kembali bermain dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Sang pelatih juga menambahkan bahwa ini hanyalah kemunduran kecil dan tidak selalu berdampak besar terhadap kondisi jangka panjang pemain.
Pelatih The Gunners, Mikel Arteta, dijadwalkan memberikan keterangan resmi kepada media pada Jumat sore WIB untuk memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi Odegaard dan pemain lain yang mengalami cedera.
Sebelumnya, tim asal London tersebut harus menelan kekalahan di final piala domestik melawan Manchester City sebelum jeda internasional. Hasil itu, ditambah tersingkirnya mereka dari ajang piala domestik lainnya oleh Southampton, membuat peluang meraih empat gelar dalam satu musim kini hanya tersisa menjadi dua kompetisi saja.
Saat kompetisi kembali bergulir akhir pekan ini, The Gunners masih memimpin klasemen liga dengan keunggulan sembilan poin.
Opini Redaksi
Absennya Martin Odegaard adalah sinyal bahaya yang tidak bisa dianggap remeh oleh Mikel Arteta, meski ada klaim bahwa ini hanya cedera ringan.
Kehilangan jenderal lapangan tengah di fase krusial seperti ini jelas merusak ritme permainan, terutama karena ketergantungan Arsenal pada visi Odegaard sangat tinggi.
Jika Arteta terus memaksakan pemain yang belum fit 100%, ia berisiko kehilangan kaptennya lebih lama dan mengancam keunggulan sembilan poin yang sudah susah payah dibangun.
Selain itu, badai cedera yang menimpa pemain pilar lain seperti Saka hingga Timber menunjukkan adanya masalah pada manajemen beban kerja pemain. Arsenal tidak boleh hanya berharap pada keberuntungan di saat jadwal kompetisi semakin padat.
Tanpa rotasi yang cerdas dan keberanian memainkan pelapis, ambisi meraih gelar juara musim ini bisa sirna begitu saja seperti kegagalan mereka di turnamen piala domestik baru-baru ini.