Poin Penting
- Pesta Gol di Bernabéu: Real Madrid menang telak 4-1 lewat gol Rüdiger, Valverde, Huijsen, dan gol spektakuler jarak jauh dari Arda Güler.
- Peran Vital Valverde: Federico Valverde kembali menjadi pembeda dengan memicu dua gol pembuka yang memecah kebuntuan di akhir babak pertama.
- Modal Menuju Laga Krusial: Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum menghadapi Manchester City di Liga Champions dan Derby Madrid di Liga Spanyol.
Real Madrid menjalani pekan yang sangat positif di Stadion Santiago Bernabéu setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Elche. Gol-gol tim tuan rumah dicetak oleh Antonio Rüdiger, Federico Valverde, Dean Huijsen, dan Arda Güler. Sementara itu, gol balasan Elche lahir dari gol bunuh diri Manuel Ángel.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Real Madrid sebelum menjalani dua pertandingan krusial, yakni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City serta laga derby LaLiga melawan Atletico Madrid.
Real Madrid Tetap Bersaing di Papan Atas LaLiga
Kemenangan atas Elche membuat Real Madrid terus menjaga peluang dalam persaingan gelar LaLiga. Meski skuad dilanda beberapa cedera dan hanya memiliki waktu tiga hari sebelum menghadapi Manchester City di Liga Champions, pelatih Arbeloa tidak melakukan banyak rotasi pemain agar peluang meraih dua gelar tetap terbuka.
Pada babak pertama, kedua tim tidak banyak menciptakan peluang berbahaya hingga memasuki lima menit terakhir sebelum jeda. Permainan Real Madrid terlihat kurang mengalir dan sempat mengalami kebuntuan menghadapi Elche yang mencoba membangun serangan dari bawah, terutama memanfaatkan sisi lapangan yang dihuni Germán Valera untuk mengirim umpan silang.
Di menit ke-23, Eduardo Camavinga sempat membuat khawatir setelah mengalami benturan kepala dengan Sangaré. Pemain Elche tersebut akhirnya harus diganti, dan posisinya diisi oleh Pedrosa yang hampir melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Fran García pada situasi berikutnya.
Valverde Mengubah Jalannya Pertandingan
Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol di babak pertama, Federico Valverde kembali menjadi pembeda. Setelah sebelumnya mencetak hat-trick saat menghadapi Manchester City, gelandang asal Uruguay itu kembali berperan penting dengan memicu dua gol Real Madrid melawan Elche.
Gol pertama tercipta pada menit ke-39. Tendangan bebas Valverde berhasil ditepis kiper Matías Dituro, namun bola rebound disambar Antonio Rüdiger dengan tendangan voli di dalam kotak penalti yang berujung gol.
Gol tersebut meningkatkan tekanan Real Madrid terhadap Elche. Kesalahan penguasaan bola dari tim tamu kemudian dimanfaatkan Valverde untuk mencetak gol kedua pada menit ke-44. Ia bekerja sama dengan Fran García sebelum melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang meluncur ke sudut kanan atas gawang.
Brahim Gagal Manfaatkan Peluang Emas
Memasuki babak kedua, Real Madrid tampil dengan intensitas yang sama seperti menjelang akhir babak pertama. Peluang besar datang pada awal babak kedua ketika Brahim Díaz berhasil merebut bola dari bek terakhir Elche. Namun dalam situasi satu lawan satu dengan Dituro, tembakannya justru melambung di atas mistar.
Ketika pertandingan mulai terkendali, pelatih Arbeloa mulai memikirkan laga tandang ke Stadion Etihad pada leg kedua Liga Champions. Ia melakukan beberapa pergantian pemain dengan menarik Tchouaméni, Valverde, dan Vinicius Jr untuk memasukkan Daniel Yáñez, Arda Güler, serta Gonzalo. Diego Aguado kemudian masuk menggantikan Rüdiger.
Huijsen Tambah Keunggulan Madrid
Pergantian pemain tersebut memberikan dampak positif. Daniel Yáñez yang baru masuk memberikan assist kepada Dean Huijsen untuk mencetak gol ketiga Real Madrid pada menit ke-66. Umpan silang yang diarahkan ke pemain bernomor punggung 24 itu berhasil diselesaikan dengan baik ke dalam gawang.
Gol tersebut membuat Huijsen kembali mencetak gol ke gawang Elche, setelah sebelumnya juga melakukannya pada pertemuan pertama musim ini.
Menjelang akhir pertandingan, kesalahan Camavinga saat membangun serangan membuat Elche berhasil memperkecil ketertinggalan. Bola yang salah kontrol akhirnya berujung gol bunuh diri Manuel Ángel.
Gol Spektakuler Güler Tutup Laga
Ketika pertandingan tampak akan berakhir, Arda Güler menutup laga dengan gol yang sangat spektakuler. Pemain asal Turki tersebut melihat posisi Dituro yang terlalu maju dari gawang. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan dari dekat garis tengah lapangan yang langsung masuk ke gawang.
Gol tersebut memastikan kemenangan 4-1 bagi Real Madrid di Bernabéu. Tambahan tiga poin ini menjadi bekal penting bagi Los Blancos sebelum menghadapi Manchester City di Liga Champions serta melakoni derby LaLiga melawan Atletico Madrid.